Selasa, 30 Desember 2008

hmeeee....

malah mbaca novel...

parrraahhhhh,,

btw maryamah karpov tuh akhirnya nggantung banget!!! hmphf! menurutku novel ini bahasanya emang lebih lucu & lebih enak dibaca dibanding sebelum2nya, tapi isi ceritanya lebih sedikit dibanding LP sama Sang Pemimpi... Setuju, nggak?

Senin, 29 Desember 2008

Menyesal

Awal semesterku hilang sudah melayang
Hari mbathangku sudah pergi
Sekarang uas datang membayang
Batang minggu tenangku sudah tinggi

Aku lalai di awal semester
beta lengah di mid semester
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu miskin IP

Akh, apa gunanya kusesalkan
menyesal di minggu tenang tiada guna
Hanya menambah luka sukma

Kepada dosen kuharapkan
Atur barisan di ruang ujian
Menuju ke arah ujian remedi!


Disadur dan dikacaubalaukan dengan penuh kewaguan dari puisi karya Ali Hasjmi berjudul "Menyesal"

'Sedang stress karena sindrom pra ujian dan sedang memikirkan tahun depan-mau-pindah-jurusan-apa-ya?. Hhehe. kidding. :D

Hauuunggg.... Hauuuuunggggggg................

Minggu, 21 Desember 2008

Kakakku nikah, lhoooooo

Pengumuman!!!
Tadi kakakku nikah!!!! Selamat, yaaa! Mas Ajik dan Mbak Tatak, semoga menjadi pasangan suami istri yang sakinah, mawadah, dan rahmah! Amin.
Tadi aku berangkat ke Temanggung, rumahnya Mbak Tatak yang jadi tempat akad nikah, jam setengah 6. Huu... padahal rencananya jam setengah 5. Tau gitu aku 'kan bisa tidur lebih lama.
Nyampe di sana jam 8 lebih. Abis itu nyampe di sana aku disuruh dandan sama mbak2 salon. Huuuuu... aku nggak suka didandanin mbak-mbak salon! Padahal aku aslinya cantik, tapi kalo' didandanin mbak-mbak salon jadinya kayak ondel2! Nggak suka! Tapi apa daya...
Abis itu akad nikahnya mulai. FYI, salah satu maharnya 'kan hafalan surat Ar Rahman. Gara2 itu Mas Ajik jadi grogi. Takut tiba-tiba lupa pas hari H-nya. Kakakak! Dari semalem mondar-mandir terus! Mbak Tatak juga dibikin blingsatan setelah semalem ditelpon Mas Ajik, "Tak, nek aku sesuk ra apal piye?" (Tak, kalau aku besok nggak hafal gimana?). Hakakakak! Salahnya mbak Tatak sendiri, minta mahar itu! Harus berani menanggung resiko! :p. Tapi Alhamdulillah akad nikahnya lancar! Tapi tetep aja, Abis ijab qobulnya selesai, Mas Ajik masih blom bisa tersenyum lepas! Hahahahha. Saia senang melihat kakak saia grogi! kehkehkehkeh...
Tapi aku blom dapet fotonya,, dan kayaknya aku nggak akan uplod di sini. hhe,, aku nggak mau muka ondel2ku go public!
Aku ikut bahagia buat kalian berdua! Terima kasih sudah menjadi kakak-kakak yang baik buat aku, ya!
Hmmm... Aku kapan nyusul, yaaa???? (Gyahahhaha,, kayaknya masih lama deh, Riz!)

Btw, sebenernya waktu kakakku nikah, ada acara BTO, Basic Training Organization (kepanjangannya bener, kan?). Aku nggak bisa ikut BTO ituuu!!!! huhuhuuuuu.... Jadinya aku cuman ikutan ngerjain tugas kelompoknya aja! Pasti besok senin temen-temen pada cerita dengan muka menggebu-gebu dengan maksud membuat aku iri! Liat aja! Aku tidak akan menunjukkan wajah mupengku pada kalian!!
Padahal pengen ikut!!! Kayaknya asik! huaaaa...!!!! (piye, je?!) Tapi sudahlah!

Eh, iya! Satu lagi! Tadi aku ketemu dek Uzik, sepupuku Dia bilang dia abis jatuh dari motor dan kaki sama tangannya sakit. Semoga cepat sembuh, yaaa!!! Aminnn.

Jumat, 19 Desember 2008

I.L.B.

Hmmm... Dah lama juga aku nggak posting...

Blogging itu nyenengin, ya? Walau pun aku nggak seupdate gel2 yang sehari bisa tiga kali posting.

Blogging membantu aku ’menulis’. Aku jadi pengen posting sesering mungkin. Dan itu bikin aku jadi lebih memikirkan hal2 yang terjadi di sekitarku. FYI, aku orangnya cenderung ’cuek’. Kalau udah terjadi, ya udah! Tapi karena sekarang aku udah punya blog, aku jadi suka memperhatikan dan memikirkan hal-hal yang terjadi di sekitarku. ”Hmm...,, kejadian ini aku tulis di blog, ahh!”. Trus setelah ditulis, aku bisa mbaca lagi suatu saat nanti. Aku bener-bener penasaran, apa yang akan dipikirkan oleh aku-masa-depan tentang aku-masa-kini. Tentang pemikiran-pemikiran dan tingkahku masa kini. Aku bener-bener membayangkan suatu saat nanti aku akan ketawa geli membaca blogku saat ini. ^^ (tanpa ada maksud mendahului nasib). Aku pengen nulis semua yang ada di pikiranku dan semua kejadian di sekitarku. Walaupun kejadiannya benar-benar nggak penting. Kalau aku nggak punya blog, kejadian penting pun, paling banter hanya bertahan sampai sesi bincang-bincang berbumbu gosip dengan teman-teman 2 jam kemudian.

Rasanya juga seneng kalau tahu tulisan kita dibaca orang lain. (Meski kayaknya blogku ini cuman dibaca segelintir orang yang itu-itu aja (>.<)) Juga kalau dikomentari orang lain. Rasanya kayak didengerin waktu curhat. Walaupun aku juga yakin, sebagian orang pasti berpikir ”Anak ini nulis apa, sih?” habis mbaca tulisanku. Tapi siapa yang peduli?:p

Blogwalking juga nyenengin. Bener kata copey, kita bisa mengenal orang lain dari membaca tulisannya. Bukan dari melihat foto-45-derajat-dari-atas-sambil-mecucu di fs. (hhehe,,no offense. FS dan FB itu luar biasa, kok!^^v). Salah satu yang bisa mendeskipsikan karakter orang lain itu karyanya, iya kan?


Aku emang kadang suka males memulai nulis. Tapi moga2 besok2 aku jadi lebih rajin posting, yaaa! Aku juga pengen blogku ada di daftar-teratas-blogroll-temen2ku-yang-udah-diset-menurut-tanggal-postingan-terakhir. Tapi aku nggak ada tujuan buat nyaingin ke-update-an gelgel. Gelgel sangat sulit dikalahkan!


Yang jelas, I L B!!!(^.^)

Rabu, 10 Desember 2008

Mau kerja apa???

Lulus kuliah mau kerja apa? Di mana?
Kalo temen2ku (sejurusan) banyak yang njawab : Chevron! Nestle! Total! Yang penting di perminyakan! Aku mau kerja di Bontang, kampung halamanku! Pertamina aja! Sari husada ajalah, yang deket! dsb.

Aku? Aku? Aku???

Hehe,, sekedar diketahui, idealisme 'harus-kerja-sesuai-jurusan' belum ada di dalam diriku. Kalo ditanya besok mau kerja apa, sampai saat ini aku selalu jawab "Kalo aku, sih, terserah di mana aja, walaupun nggak sesuai jurusan. Yang penting gajinya gede, kerjanya enak, trus sikonnya nyaman." (kalo gitu, sih, nggak usah kerja aja, Riz! Cari aja suami yang kaya!:P)

Dan komentar pertama yang paling sering aku dengar adalah: "Kan udah susah2 kuliah di Tekim, masak mau disia2kan begitu aja! Nggak sayang ilmunya?"

Hmmm....,, nggak!

Pertama. Katanya dosenku, ilmu yang kita pelajari waktu kuliah yang siap pakai untuk kerja hanya 10% saja. Selanjutnya, kita harus belajar lagi. Lifetime Learning. Terus, katanya alumni-yang-pernah-jadi-dosen-tamu-ku (beliau kerja di sari husada sejak pertama dapet kerja sampai sekarang, which is lebih dari 1 dekade. Betapa loyalnya lulusan ugm!), beliau dan teman2nya yang lain cuman sebentar make' ilmu kuliahnya. Selanjutnya, beliau harus belajar ilmu yang benar-benar baru yang nggak beliau dapat di bangku kuliah. Walaupun beliau dulu ndaftar kerja sebagai chemical engineer. Jadi, buat apa harus maksa kerja-sesuai-jurusan kalau toh kita harus belajar banyak ilmu baru lagi?

Kedua. Walaupun kerjaanku nanti melenceng dari jurusan, aku yakin tetep ada beberapa ilmu bangku kuliah yang masih bisa aku pakai. Semacam pola pikir analitis yang terbentuk sewaktu kuliah, dll. Nggak semuanya bakalan mubadzir.

Ketiga. Yaahhh....,, mungkin karena aku emang masih semester 1. Aku masih belum merasa memiliki ilmunya. Jadi mana mungkin aku merasa sayang terhadap ilmu yang belum aku miliki? Mungkin besok kalo' aku dah semester 8 atau mungkin dah jadi chemical engineer hebat (khayalan tingkat tinggi, Riz! Tapi, Amiiinnn!) aku bakalan ketawa geli ngebaca tulisan ini. Geli dengan pemikiranku yang terlalu sederhana ini.

Ditambah lagi, aku kayaknya agak terpengaruh sama kakakku yang pertama. Dia pernah kerja di dua perusahaan. Di tempat kerjanya yang pertama, kerjaannya bener2 sesuai sama jurusannya. Agak berat gitu, sih! Di tempat kerjanya yang ke dua (sekarang), jabatannya bener2 melenceng dari jurusannya (Ya, lulusan teknik mesin tapi jadi Humas, apalagi namanya kalau bukan melenceng?). Dan kulihat dia justru jauh lebih nyaman kerja di tempat yang ke dua. Jadi lumayan sering masuk tivi, lagi! (nggak nyambung, Riz!). Karena itu, kupikir kerja sesuai jurusan bukan jaminan kebahagiaan. Dan kerja melenceng dari jurusan bukan tanda dari kegagalan.

Tapi sekali lagi, aku masih anak bawang. Masih semester 1. Pemikiranku ini masih sangat mungkin untuk berubah... Jadi jangan heran kalau tiba2 besok aku teriak-teriak "AKU MAU KERJA DI CHEVRON JADI CHEMICAL ENGINEER!!!"

Kamis, 04 Desember 2008

hal kriminal di sekitarku

Tadi pagi tetanggaku dateng ke rumah. Dia cerita sama ibukku kalo tetanggaku ada yang baru meninggal. Dibunuh! Innalillahi...
Beliau yang meninggal itu, (dulunya) tukang ojek. Motornya ilang. Diduga beliau dibunuh sekaligus dirampok motornya.
Aku yang selama ini berfikir sangat naif, sama sekali gak pernah kebayang kalo hal2 semacam ini bakalan terjadi di lingkunganku yang (menurutku) adem ayem. Kupikir ini cuman kejadian yang hanya akan aku lihat di berita kriminal diTV atau koran. Makanya, aku shock banget waktu denger ceritanya.
Gak pernah kebayang...
Aahhh... Jadi mikir....
Kejadian yang di berita kriminal itu bisa terjadi sama tetanggaku,, mungkinkah aku bisa kena kejadian kayak gitu juga???
Merinding....
Ya Allah.... Jangan sampai aku dan orang2 di sekitarku ditimpa kejadian seperti itu, Ya Allah.... Aku masih belum punya cukup bekal.... Amin.

Imageku terancam

Kemaren pas pelajaran Kimia Organik, aku bener2 gak bisa merhatiin ibuknya(padahal duduknya nomer 2 dari depan loya). Alhasil aku ngobrol via kertas&bolpen sama kirizu. Diya bilang diya kangen makanan2 (ehm) ´mahal´. Lagi ngidam katanya. FYI, walopun kita berdua tinggal di rumah, kita berdua tuh uang sakunya bulanan. Jadi tiap awal bulan kita bisa dibilang ´makmur´, hhehe... Nah, berhubung kmaren pas awal bulan. Aku ma kir memutuskan makan siang di tempat yang agak mahal (untuk ukuran kita ýang biasanya kere). Ya, bagi kami, peribahasa berakit2 dahulu berenang2 ke tepian tiadalah artinya. Kita trus ngajak2 orang laen, trus akhirnya ketambahan Pakdhe, Guci, Galuh sama Hansen. Pas ngliat menunya, mereka sok-sokan kaget gitu! ¨Hah! mahal!" Padahal kita tau , kalo' itu cuman gawe-gawe. Trus makan2 sambil ngobrol2. Setelah slese, aku sama Kir baca niat mau puasa (tau klo besok2 harus ekstra ngirit).
Abis itu, berhubung aku sama Kir blom shalat, kita shalat di mushola tempat makannya. Sedangkan yang laen pulang. Berhubung musholanya pewe banget! Aku ma Kir malah ngrumpi di situ! (peringatan: ngrumpi di mushola sangat tidak dianjurkan! Jangan ditiru!). Si Kir bilang ama aku : ¨Sim, nanti kalo image kita jadi anak borju dan matre gimana?¨
(khawatir image anak kere bersahaja rusak gara2 makan di tempat ágak mahal' sekali)
¨Iya, ya Kir! Gimana, yaaa??¨
¨Eh, kok selama di Tekkim kita blom pernah traktiran, yaa...?¨
¨Iya! Padahal waktu sma kita tuh makmur banget! Kalo ada yang ulang tahun sering nraktir!¨
Lalu acara berlanjut dengan mengabsen satu per satu temen2 sma yang pernah nraktir kita (dengan nada merajuk-rajuk). Anis...! Achak....! GuGel...! Miyem...! Rahma...! Riri...! Dan lain-lain....!(tidak bisa disebut satu per satu) Saia rindu kalian....!!!
Abis itu acara dilanjutkan dengan mengecek daftar nama & tanggal lahir tekim 08. Kita nyari2 anak yang ulang tahunnya dah deket & kira2 bisa kita mintai traktiran. Nemu!
Kami pun mengatur strategi:
¨Ini, Sim! Yang ´si ini´ aja!¨
¨Wah! Iya! Ayo atur strategi, Kir!¨
¨Besok kita sms jam 12 malem, Sim! Biar bisa minta traktir!¨
¨OK! Masih ada 10 hari lagi! Kita bisa pedekate, Kir!¨
(Kalo ada yang ngerasa aku sama Kir tiba2 baik dan sok akrab, hati2lah! Periksa tanggal ulang tahun anda! jika ulang tahun anda sebentar lagi, sebaiknya mulailah menabung dari sekarang! hhehe..)
Lalu acara berlanjut dengan membayangakan makanan2 enak. Ha! Kami memang penghayal! Padahal orangnya belum tentu mau nraktir loyaaa...
Tanpa terasa acara ngrumpi di mushola itu menghabiskan waktu labih dari 1 jam, Trus kita sekalian shalat ashar.
Abis itu kita balik ke Teknik. Ngliat si Guci di MusTek, dia lagi ngomong ke AWe, ¨Tuh, baru dari (menyebut tempat kita makan tadi), lho!¨.
Si Kir langsung ngomong ke aku :¨Sim! Image kita bener2 terancam, Sim!¨T.T
¨Sudahlah Kir, kita buktikan pada mereka! Mulai besok, kita bawa makan dan minum dari rumah saja! Tak perlulah kita jajan2 lagi!¨ Mata aku dan Kir tiba2 berbinar lagi.
Abis itu kita menuju Tekim. Di Tekim ga ada sapa2. Kirizu ngajak ke BEM. Aku sebenernya males, aku kan bukan anak BEM. Masak nampang? Tapi berhubung aku teman yang baik, Kirizu kutemenin. Di sana diya nulis2 buku pesan. Diya cerita kalo' Dek Uzik (eh, mas, eh, dek, eh .... ah gak taulah!) mulai digarapi sama anak2 sosmas jugak. (Haha! Bukan salahku, lhoo! Kamu sendiri yang ngaku2 punya mbak angkatan 08! Jadi nggak enak, nih, temen2ku manggil kamu dek!) haha! Eh, tiba2 orangnya dateng! (Selamat! Anda panjang umur, dek!^^)
Abis itu pulang!
Selesai!!
PR saia bulan ini : mengembalikan image semula sebagai anak kere bersahaja.